Beli Ganja Via Online, Mahasiswa di Sumedang Dicokok



Beli Ganja Via Online, Mahasiswa di Sumedang Dicokok – Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat mengungkap peredaran narkotika macam ganja di kalangan kampus. Polisi menangkap seorang mahasiswa berinisial TNR (24).
Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP mengatakan TNR yaitu mahasiswa perguruan tinggi negeri Slot Gacor Terbaru yang aktif dalam kesibukan mahasiswa pencinta alam di kampusnya. Tersangka TNR juga dikenal sudah tiga kali membeli ganja secara online.

“Kami mengamankan satu tersangka yang masih berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri terkenal di Sumedang, Jawa Barat,” kata Akmal dalam sua pers di Mapolres Jakarta Barat, Jumat (23/9/2022).

“Ternyata, dari pendalaman, TNR ini sudah tiga kali menjalankan transaksi beli via online. Ini yang keempat,” sambungnya.

Polisi kemudian menjalankan percobaan air seni kepada TNR dan ternyata mengkonsumsi ganja. judi slot Polisi tengah memburu dua orang mahasiswa pencinta alam yang terlibat dalam kasus ini, yaitu ALF, yang berperan sebagai penjual, dan ALX, yang yaitu perantara.

“Beberapa teman tersangka dalam circle pergaulan di kesibukan mahasiswa tersebut yaitu pengguna narkotika ganja hingga kemudian tersangka TNR mendapatkan kabar dari temannya,” kata Akmal.

Akmal mengatakan modus operandi pelaku yaitu mengorder ganja yang dikemas dalam kemasan kopi. Segera ganja tersebut dialamatkan ke domisili kampus, kepada organisasi pencinta alam.

“Modus yang bersangkutan mengorder ganja yang dikemas dalam kopi. Kemudian barang ini dikirim dengan domisili di dalam kampus, organisasi pencinta alam,” jelas dia.

Kemudian tersangka TNR diamankan oleh pihak kepolisian ketika mengambil paket yang dikirimkan Situs Slot88 ke domisili kampus itu. Bersamaan dengan itu, polisi ikut serta mengamankan 12 paket plastik berisi 551 gram ganja dan biji ganja kering, satu lembar surat tanda terima pengiriman ekspedisi, dan satu unit handphone.

Imbas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 114 (1) subsider Pasal 111 (1) UU Nomor 35 Tahun 2009, dengan ancaman maksimal penjara seumur hidup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.