Dampak Dari Efek Ekstasi

Dampak Dari Efek Ekstasi


Efek ekstasi bagi kesehatan sangatlah merugikan dan berbahaya. Meski begitu, masih cukup banyak orang yang penasaran dan ingin mencoba ekstasi untuk merasakan www.goodtune.io sensasi tertentu. Methylenedioxymethamphetamin (MDMA) atau yang lebih dikenal dengan sebutan ekstasi merupakan salah satu jenis narkoba yang penggunaannya dilarang secara hukum. Biasanya, ekstasi berbentuk tablet berwarna dengan gambar kartun atau kapsul.

Dampak Dari Efek Ekstasi

Efek ekstasi yang bisa langsung dirasakan adalah perubahan suasana hati menjadi sangat bahagia dan berenergi. Itulah sebabnya obat ini mudah sekali membuat ketagihan. Akan tetapi, efek tersebut hanya bersifat semu. Ketika euforia berakhir, ekstasi bisa menyebabkan berbagai efek samping narkoba yang berbahaya.

Jangka Pendek Efek Ekstasi

Methylenedioxymethamphetamine (MDMA), atau yang lebih dikenal dengan nama ekstasi, masuk dalam kategori narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba). Ekstasi berasal dari amfetamin. Narkoba jenis ini kerap disalahgunakan untuk menstimulasi mental, mengurangi rasa cemas, hingga meningkatkan persepsi sensori. Padahal, efeknya sangat berbahaya bagi tubuh. Narkoba dalam bentuk pil maupun serbuk ini, bisa menimbulkan efek halusinasi. Salah satunya, menimbulkan perasaan terlalu senang, bahkan tidak merasakan lelah seharian penuh.

Beberapa efek ekstasi yang tak kalah berbahayanya di bawah ini, bahkan juga bisa muncul:

  • Insomnia, gelisah, cepat marah, dan cemas
  • Berkeringat, haus, dan mual
  • Impulsif
  • Denyut jantung berdetak cepat
  • Tekanan darah meningkat
  • Suhu tubuh naik
  • Kejang-kejang
  • Tremor

Bahan ekstasi yang tidak dikenal, termasuk kokain palsu

Sebuah studi atau situs judi slot online yang dirilis dalam Journal of Psychopharmacology menemukan bahwa hanya sekitar 60% methylenedioxymethamphetamine saja yang ditemukan di dalam pil ekstasi. Selebihnya, banyak sekali zat-zat tak dikenal, seperti kokain palsu.

Ganja, ekstasi dan ritalin

Ganja bertahan di dalam darah selama dua minggu lebih dan di urin selama kurang lebih 30 hari. Untuk pengecekan rambut, pengguna tidak akan bisa mengelabui pihak yang mengeceknya karena bisa bertahan hingga tiga bulan lebih.

MDMA atau ekstasi

Sayangnya untuk MDMA atau ekstasi, narkoba ini hanya bertahan selama sehari atau dua hari dalam darah dan tiga hingga empat hari untuk urin. Namun untuk pengecekan rambut, bisa terdeteksi hingga tiga bulan.

Ritalin

Ritalin adalah jenis pil yang efeknya menghampiri sabu. Ini merupakan obat yang disalahgunakan orang untuk membuatnya lebih terjaga serta lebih semangat beraktivitas. Ritalin bertahan dalam darah selama 12 jam dan urin selama sehari sampai tiga hari. Namun sama seperti ganja dan ekstasi, ritalin bisa dideteksi dari rambut sampai jangka waktu tiga bulan.

Jadi efek dari obat-obat terlarang sangat buruk bagi tubuh dan jiwa mu, lebih baik kamu bermain Judi Slot Online Indonesia saja karena bisa menghasilkan uang daripada mencoba obat-obatan terlarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *