Jenis Narkoba Paling Berbahaya

Jenis Narkoba Paling Berbahaya


Narkoba adalah kandungan kimia yang harus dihindari karena akan memberikan efek yang akan berisiko fatal. Saat ini memang banyak sekali kalangan anak muda yang menikmati barang haram tersebut dalam melakukan sebuah kegiatan. Contohnya saja, banyak penjudi slot online yang senang memakai barang haram ini karena dinilai bisa membuat mereka lebih fokus dalam bermain sehingga mudah menghasilkan uang. Ataupun pemakaian narkoba dilakukan untuk bisa lari dari rasa frustasi dan untuk mempunyai rasa percaya diri yang lebih besar. 

Nah, dalam dunia ini adalah beragam jenis narkoba yang jika pemakaiannya berlebihan akan mempercepat umur. Tentunya, hal tersebut adalah sebuah hal yang sangat berbahaya sekali. Untuk lebih jelasnya apa saja sih jenis narkoba yang dinilai bisa membahayakan nyawa para pemakainya? Silahkan saja simak di bawah ini :

Bath Salt

Narkoba jenis ini sangatlah adiktof dan bentuknya seperti bubuk kristal. Cara pemakaiannya bisa dihirup, disuntikkan, ataupun ditelan. Nah, penggunan narkoba jenis ini akan memberikan efek seperti kokain. Beberapa komposisi dari jenis narkoba ini akan merangsang zat kimia di otak yang memberikan perasaan euforia. Adapun efek samping yang bisa muncul ketika sudah memakai narkoba jenis ini adalah paranoia, agitasi, halusinasi, nyeri dada, gagal ginjal hingga sampai dengan kematian. 

Kokain

Kokain sendiri hadir dalam berbagai bentuk. Penggunaan kokain sangat simpel bisa dihirup ataupun disuntikkan ke dalam pembuluh darah. Kokain adalah narkoba yang sangatlah adiktif yang salah satu komposisinya dari tanaman koka. Kokain ini bisa membuat si pemakai menjadi kecanduan. Hal ini karena zat adiktif yang berada di kokain akan memicu otak untuk melepas dopamin yang akan menciptakan rasa gembira. Nah, efek menggunakan kokain ini juga sangat beresiko yaitu akan membuat tekanan darah tinggi, stroke, penyakit jantung, kehilangan kemampuan penciuman, HIV, serta hepatitis. 

Heroin

Heoin adalah jenis narkoba yang berbentuk bubuk putih atau coklat. Kadang dapat kita jumpai heroin dengan bentuk zat lengket hitam yang dikenal dengan heroin tar hitam. Cara menggunakan narkoba jenis ini bisa dihirup, disuntikkan, bahkan dihisap. Komposisi dasar dari heroin adalah dari tanaman bunga poppy. Penggunaan dari narkoba ini akan membuat para pemakainya menjadi kecanduan. Sensasi pemakaian heroin adalah sebuah euforia yang diikuti dengan mulut kering, lengan dan kaki lemas. Resiko pemakaian Heroin ini adalah kolaps pada pembuluh darah, penyakit ginjal, kerusakan otak, tertular HIV.

Itulah beberapa jenis narkoba yang sangat berbahaya. Semoga saja dengan informasi ini bisa membuat diri kalian terhindar dari bahaya narkoba serta mengedukasi anda. Demikianlah informasi yang sudah kami sampaikan mudah-mudahan saja bisa bermanfaat untuk anda. 

 

 

 

Mengenal Bahaya Dari Narkotika Jenis LSD

Mengenal Bahaya Dari Narkotika Jenis LSD


Mengutip dari berbagai situs otoritas dari berbagai dunia seperti goldenbet88, bahwa LSD singkatan dari Lysergic Acid Diethylamide adalah narkotika sintetis yang berkomposisi sari jamur kering yang tumbuh di rumput gandum beserta biji-bijian. Asam lysergic dari jamur tersebutlah yang kemudian diolah hingga menjadi LSD.

Menurut website otoritas di Indonesia seperti http://139.99.92.188/ yang tidak hanya membahas seputar permainan online bahwa, narkotika jenis LSD ini juga memiliki nama lainnya, seperti: Acid, sugar cubes, blotter dan lainnya. LSD merupakan jenis narkoba yang jitu untuk mengubah suasana hati seseorang. Obat ini juga masuk ke dalam salah satu golongan halusinogen yang peroleh memengaruhi mental seseorang.

Pada awalnya LSD ini disintesis pada tahun 1938 oleh seorang ahli kimia Swiss, Albert Hofmann, dengan maksud untuk mengobati depresi pernapasan yang diderita oleh para pasien. Pada tahun 1943, Hofmann secara tidak sengaja juga temukan sifat halusinogen ketika ia coba menyerap sebagian melalui kulitnya.

Mengenal Bahaya Dari Narkotika Jenis LSD

Dalam kurun waktu 15 tahun kemudian, LSD dimanfaatkan banyak dimanfaatkan sebagai obat bius dan untuk juga untuk support sebuah penelitian dalam bidang psikoanalisis. Pada saat memasuki tahun 1960-an tepatnya di Amerika Serikat, LSD semakin meluas di kalangan anak muda dan digunakan untuk tujuan bersenang senang. Setelah kelang 10 tahun kedepan kemudian LSD dilarang oleh pihak pemerintah setempat untuk digunakan. sehingga membuat popularitas dari LSD ini menurun sejak tahun 1970.

Dikarenakan LSD ini sangat membahayakan para penggunanya bahkan juga beresiko mengalami kematian. Untuk itulah, pihak pemerintah melarang pemakaian ini dan menghimbau para masyarakat pada saat itu.

Apa Efek dari LSD?

Mengenal Bahaya Dari Narkotika Jenis LSD

LSD juga disebut dapat rangsang produksi serotonin di korteks sampai dengan struktur dalam otak, dengan aktifkan reseptor serotonin. Reseptor ini juga dapat membantu memvisualisasikan serta tafsirkan dunia nyata. Serotonin tambahan bisa memungkinkan lebih banyak rangsangan untuk diproseskan seperti biasanya.

Tentunya, stimulasi yang berlebihan akibat penggunaan LSD akan berdampak pada perubahan yang terdapat pada pikirannya, fokus, emosi, dan persepsi. Perubahan ini muncul sebagai halusinasi. Sensasi yang tampak nyata, akan tetapi diciptakan oleh pikiran.

LSD juga dapat membuat serangkaian perubahan persepsi dan juga sering berkaitan bersama penglihatan, sentuhan, emosi sampai dengan pemikiran. Efek visual yang tergolong dalam warna-warna cerah, penglihatan kabur, bentuk berserta warna objek bahkan wajah yang terdistorsi, serta lingkaran cahaya.

Sementara untuk perubahan yang berkaitan dengan sentuhan dalam goncangan, tekanan serta juga sakit kepala ringan. Perubahan suasana hati dari efek penggunaan LSD ini disebut perasaan euforia, kebahagiaan, kedamaian, impian, dan kesadaran yang meningkat, keputusasaan, kecemasan dan kebingungan. Permulaan halusinasi akan berlangsung dalam kurun waktu 60 menit dan dapat diperkirakan paling lama berlangsung selama 12 jam.